Sabtu, 11 Juni 2011

Pemain Terbaik Tottenham Musim 2010/11

Di awal musim ini Tottenham tampil menawan dan eksplosif tapi sayangnya, performa mereka justru menurun begitu memasuki pertengahan musim. Mereka pun gagal mengulangi kesuksesan finis di posisi keempat yang digapai pada musim lalu.

Kekalahan 1-0 dari Manchester City membuat mereka dipastikan gagal kembali mengikuti Liga Champions. Beruntung, mereka mampu mengungguli Liverpool dan finis di peringkat kelima yang berarti akan berlaga di Liga Europa musim depan.

Meskipun begitu, pelatih Harry Redknapp menandaskan kalau prestasi yang mereka raih lebih baik dibandingkan musim lalu, terutama setelah berhasil lolos ke babak perempat-final Liga Champions sebelum kemudian disingkirkan Real Madrid. Itu merupakan prestasi yang membanggakan bagi Redknapp dan Spurs kalo mereka baru pertama kali tampil di Liga Champions.

Kelemahan utama mereka sepanjang musim ini adalah lini depan yang kurang produktif. Namun mereka punya beberapa pemain gelandang yang membuat permainan mereka menghibur dan enak ditonton. Tiga pemain ini menurut GOAL.com Indonesia sangat berpengaruh bagi tim dan menjadi kandidat Pemain Terbaik Spurs di musim ini.


1. Gareth Bale | Bek/Gelandang
Gareth Bale
Usia:21
Penampilan:41 kali
Gol/Assist:11/4
Kartu: 
 0  

Pemain sayap asal Wales ini menjadi pemain utama di musim lalu dengan menggantikan posisi Benoit Assou-Ekotto yang sedang mengalami cedera. Sejak dipercaya menjadi starter, ia tampil semakin bagus dan semakin bagus lagi.

Di musim ini, Bale mampu membawa timnya sempat berada di papan atas Liga Primer Inggris. Ia juga tampil cemerlang di Liga Champions, terutama di dua pertandingan melawan Inter Milan, yang membuatnya menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan di Eropa selama beberapa bulan.

Beberapa klub top seperti Barcelona, Real Madrid sampai Manchester United sempat dikabarkan berminat mendapatkannya. Pemain berusia 21 tahun ini bersinar menjadi bintang di musim ini dan tampil cukup konsisten. Walaupun sempat absen karena cedera dan belum kembali pada permainan terbaiknya, di akhir musim ini ia terpilih sebagai PFA Player of the Year.

Masalah cedera membuatnya harus absen di gim pertama perempat-final Liga Champions yang berujung pada kekalahan Spurs. Kalau saja ia dalam keadaan fit, mungkin saja situasinya bisa berbeda.


2. Luka Modric | Gelandang
Luka Modric
Usia:25
Penampilan:43 kali
Gol/Assist:4/4
Kartu: 
 0  

Di musim lalu, Modric berperan besar membawa Tottenham finis di peringkat keempat, dan di musim ini ia kembali tampil cemerlang dan lebih bertenaga. Permainannya mengundang banyak pujian dari kawan maupun lawan.

Jadi, wajar saja kalo manajer Manchester United Sir Alex Ferguson terang-terangan memuji performa pemain asal Krosia tersebut. Meskipun tidak didampingi partner idealnya, Tom Huddlestone di lini tengah, Modric tetap mempesona, menampilkan visi permainan yang luar biasa dan berkelas.

Ia beberapa kali mengirimkan umpan-umpan matang dan tak terduga pada rekan setimnya. Ia juga sulit dijaga lawan karena pergerakannya yang lincah, tidak perlu berlama-lama menguasai bola tapi cukup efektif.

Mungkin, hal yang kurang darinya adalah ia kurang produktif membuat gol. Yang jelas, Redknapp harus mampu menjaga Modric dari incaran klub lain, terutama United, kalau ingin membawa Spurs berprestasi lebih baik lagi.


3. Rafael Van der Vaart | Gelandang
Rafael van der Vaart
Usia:28
Penampilan:36 kali
Gol/Assist:16/9
Kartu: 
 1  

Sejak awal mendatangkan gelandang asal Belanda ini dari Real Madrid, Spurs sepertinya akan semakin kuat dan berkelas. Dugaan itu tak terlalu meleset. Ia selalu mencetak gol di enam gim awal di White Hart Lane, memberi pengaruh besar pada kekuatan serangan tim yang membuat tim besutan Redknapp ini melaju sampai ke babak perempat-final Liga Champions.

Van der Vaart mampu membuat gol dari posisi sulit dan tak terduga, ia juga handal dalam mengeksekusi bola-bola mati. Banyak yang memuji kemampuannya dalam beradaptasi dengan cepat di Liga Primer Inggris yang dikenal keras dan sengit.

Bakatnya yang sempat tersia-siakan selama di Madrid, sepertinya muncul kembali di Spurs. Tapi lagi-lagi masalah cedera sempat menghambat aksinya. Cedera membuat Van der Vaart terpaksa harus absen dalam beberapa pertandingan penting.

Tapi begitu pulih dari cedera, ia langsung memberikan pengaruh kuat bagi Spurs, salah satunya adalah penampilan eksplosifnya saat bermain imbang 3-3 dengan Arsenal. Hal itu setidaknya menandakan, Spurs bisa berbuat lebih baik lagi kalau Redknapp mampu mempertahankannya.

Itulah daftar pemain terbaik tottenham hotspur musim 2010/11

sumber:goal.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar